Archive

Archive for the ‘reflection’ Category

#sewindu bersama @arumdati

Tuesday, 14 February 2012 6 comments

#sewindu mengarungi bahtera rumahtangga bersama @arumdati. mencoba setia saling menemani, menyemangati & menguatkan dlm jalan peziarahan ini.

1. “amantium irae amoris integratio est – pertengkaran dua kekasih akan memperbarui cinta mereka.” -Terence; dikutip oleh Winston Churchill

2. “si vis amari, ama – jika kamu ingin dicintai, cintailah.” – seneca philosophus, epistulae

Read more…

dari home-education summer festival 2011

Wednesday, 3 August 2011 Leave a comment

Akhir Juli 2011 kami sekeluarga mengikuti Home-Education Summer Festival (HESFES) 2011 di Rougham, Ipswich. Kami memang (setidaknya saat ini) memilih meng-home-educate kedua anak kami. Dan inilah pertama kalinya kami mengikuti festival ini. Rame, gayeng.

Saya dan istri saya, Ira, berkolaborasi menulis pengalaman keikutsertaan kami di acara tersebut. Silakan simak di blognya.

Salam,
y

a sign…

Sunday, 10 January 2010 Leave a comment

the white britain

i believe in divine intervention. i believe in the ‘sign’ from ‘high-above’ – whatever people call it: God, god, gods, ultimate-energy, whatever. this picture will always remind me of that. in the beginning of this year, yearning for things to be just fine, in my prayer i asked for a ‘sign’: snow – and granted! (BBC and independent forecasted the snow would start two days later). a bit too much, though..! 🙂 – a coincidence? perhaps. but i don’t care. divine signs and miracles are always coincidences – it depends on how you see them!

thank you, and thank You
(ma – ch, 4/1/10:5.15pm – when the first snow fell)

Read more…

Categories: 0 ALL, 0 english, reflection

How low can you go? Catatan akhir 2009

Thursday, 31 December 2009 8 comments

Natalan kemarin, seperti pernah terjadi pada tahun 2007, Ira mengajak Aruna dan Nara ke sebuah panti asuhan di dekat rumah di Pontianak. Panti asuhan itu khusus menangani anak-anak yang menderita hydrochepalus – kelainan akibat akumulasi cairan saraf di otak. Aruna bermain-main dengan anak-anak Panti yang sepantaran dirinya. Nara sempat takut melihat cacat fisik para penderita hydrochepalus itu, tapi cuma sesaat, lantas menunjukkan simpati dan kedekatan pada mereka. Kata Ira, Nara suka mengelus bayi-bayi hydrochepalus itu sambil bilang, “Adik bayi … sayang … sakit? sayang …” – memang belum banyak perbendaharaan katanya, tetapi Nara yang baru 2.5 tahun itu sudah menunjukkan empati besar pada ‘adik-adiknya’ yang menderita.

Read more…

krisis global tak berdampak ke TKI di inggris? yang bener aja …

Saturday, 7 February 2009 9 comments

siang sampai sore hari ini saya mendapat telepon dari tanah air beberapa kali. kalau tak salah hitung, ada 8 atau 9 kali, dari orang yang berbeda-beda dan dua diantaranya dari media massa. ada kemiripan semua isi telepon itu. awalnya, semua bertanya, “apa benar tak ada dampak krisis ekonomi saat ini di inggris?“. saya jawab, “tidak benar“. lalu saya tanya balik, “kenapa?” lalu dijawab, “kompas yang bilang itu“. saya menukas, “ngawur itu. sudah pasti kompas salah.” lalu ditanggapi lagi, “lha ini dari wawancara mereka yang bekerja di ingris kok“. lalu saya menukas lagi, “lha yang diwawancarai yang nggak ngerti situasinya.” lalu yang bikin saya shock, “lha bukannya kamu juga diwawancarai?”

Read more…

non scholae sed vitae discimus

Wednesday, 28 January 2009 2 comments

judul dalam bahasa latin di atas, terjemahan bebasnya kira-kira “bukan untuk sekolah tapi untuk hidup kita belajar …” – itu jawaban yang saya berikan pada satu kawan yang pada satu kesempatan bertanya mengapa saya (dan bang gindo, pak rusman, pak iwan) mau berepot-repot mengurusi kemisan manchester ini sejak 4 tahun yang lalu. “lho apa tidak kebalik?” tanya kawan saya itu, “bukankah justru karena kita di manchester ini untuk sekolah ..?” saya jawab tegas, “tidak. kalau setahun-mu, atau empat tahun-mu di manchester ini hanya untuk sekolah, kamu menyia-nyiakan umurmu.” itu jawab saya. dia terpana.

Read more…

Adopting Technology, Transforming Society: The Internet and the Reshaping of Civil Society Activism in Indonesia

Monday, 10 November 2008 1 comment

This paper appears in the International Journal of Emerging Technologies and Society Vol 6(2):77-105

Abstract

This paper explores the impacts of Internet use in civil society organisations (CSOs) in Indonesia. Using qualitative data gathered from a series of workshops attended by CSO activists, the study argues that the Indonesian social movement today has perhaps both shaped and been shaped by the use of the Internet in CSOs. Internet use is never simple and straightforward; it is multifaceted and often raises uncertainties given that many CSOs adopt and use the technology in a number of different ways. This challenge brings enormous opportunity for CSOs and the furthering of social movement once the technology is appropriated in strategic and political ways. Despite problems and difficulties, Internet use in CSOs has had significant implications both on the internal management of the organisations and on external aspects; particularly the dynamics of social movement in the country.

Read more…