Home > Uncategorized > sisi lain …

sisi lain …

saat pulang sejenak ke pontianak akhir februari lalu untuk menjemput ira, aruna dan nara, saya didesak oleh ira untuk menyempatkan diri melakukan general check-up. mengingat pola hidup saya, saya cukup ‘ngeri’ khawatir akan hasilnya nanti –dan karena itu selama ini saya tidak pernah check-up kecuali masuk rumah sakit seperti waktu malaria kambuh, misalnya …

namun, ketika hasil check-up itu saya terima, saya malah kaget. lha kok bagus amat? gula: baik sekali. kolesterol: baik sekali. fungsi liver: baik sekali. asam urat: baik sekali. semuanya baik sekali. cuma ada satu peringatan bahwa saya kebanyakan duduk dan kurang minum air putih. but overall, great! waktu saya tunjukkan hasil itu pada kawan-kawan sebaya (dan seaktivitas) saya, mereka juga kaget. satu kawan kami sudah didiagnose jantung, satu lagi kolesterol tinggi, satu lagi diabetes … lha ini kok saya baik-baik saja.

tentu saja syukur alhamdulilah, puji tuhan, haleluya. tetapi di balik itu, ada satu orang yang saya kira paling berjasa: ira – istri saya. dia sebenrnya yang menjadi tulang punggung keluarga. dalam arti dialah yang menjaga sepenuhnya apa saja yang masuk ke tubuh kami: suami dan anak-anaknya. bagi yang mengenal kami, kami bukan orang kaya. gaji sebagai peneliti di universitas manchester (atau dulu: beasiswa) ya cuma pas-pasan. tetapi sebagai menteri keuangan merangkap menko kesra rumah tangga kami, ira dengan tegas mengatakan: makanan sehat lebih penting dari menabung. tabungan kesehatan lebih penting dari tabungan uang di bank. wuih ….

so, jadilah ‘rejim makanan sehat’ berkuasa di rumah kami. sebisanya ira selalu membeli makanan organik — baik daging, sayur, buah, termasuk coklat, mentega, dll. lalu sebisanya ira masak sendiri dan mengurangi jajan atau makan di luar: termasuk membuat cookies dan camilan-camilan buat anak-anak. gula dijaga. garam dijaga. sayur dan buah wajib tiap hari. fizzy drink seperti coca-cola? itu barang haram di rumah kami — tak ada tempat! (jadi, maaf, kawan-kawan kalau selama ini setiap kali kami bikin ‘hajatan’ di rumah kami tak pernah –dan tak akan– menghidangkan minuman seperti itu. ini pernyataan terbuka pertama kami …) hehehe .. ira memang sangat ‘concerned‘ dengan hal-hal seperti itu. dan saya mendukung sepenuhnya. apalagi melihat hasilnya: kami relatif sehat. anak-anak kami sangat doyan sayur dan buah.

dalam satu diskusi kami di tempat tidur (hehe), waktu kami merefleksikan alasan makan makanan organik, kata ira, alasan kesehatan itu obvious. yang lebih sukar kelihatan dan selama ini kita sebagai konsumen ‘dinina-bobok’-kan adalah soal ekonomi-politik makanan. bagaimana demi ‘kecantikan’ banyak buah dipoles dengan lilin/wax agar berkilauan; bagaimana proses masal pengolahan makanan melibatkan berbagai zat aditif dan konsumen nyaris tidak punya pengetahuan tentang itu; bagaimana supermarket mematikan pasar-pasar dan kios-kios tradisional; bagaimana selera konsumen dibentuk; dlsb. — semuanya demi akumulasi laba. ira pernah berujar, “there are things that are not meant to be. having supermarket selling strawberries in winter is one of them!” sambil merecall ketika aruna merengek minta strawberry di musim dingin — jujur, saya kagum dengan kedalaman refleksinya.

tak hanya soal makanan, soal pendidikan pun ia maju di garda depan. ira lah yang membuat saya makin mantap akan pilihan homeschooling (dan justru cenderung unschooling) bagi anak-anak kami –mulai dengan aruna saat ini. dan aruna juga kelihatan enjoy menikmati homeschool-nya (di inggris ini disebut home education): ketemu dengan kawan-kawannya dalam group gathering; rutin ke perpustakaan; merawat bunga dan tanaman sayur-mayur di green-house kami di belakang rumah, dlsb. ceritanya panjang — nanti kalau sempat soal homeschool/unschool ini saya blog tersendiri (sementara ini cerita homeschoolnya aruna ada di sini, tetapi agak jarang diupdate akhir-akhir ini)..

jadi, soal makan makanan sehat dan homeschool/unschool ini adalah bagian dari natural living lifestyle yang diperkenalkan (dan didesakkan) ira kepada kami. dan kami menikmatinya selama ini. kami bersyukur ada ira — ibu dan istri yang cerdas dan bervisi jauh ke depan.

maka, melihat dan mengenal ira yang seperti itu, hampir saya tidak percaya pada mata-kepala saya sendiri melihat dia akhir-akhir ini begitu kesengsem dengan si david cook, pemenang american idol yang paling gres. weleh-weleh …. pagi-siang-malam, lagu-lagu di david bergema di lantai atas, di ruang kerja dan ruang jahitnya; di lantai bawah, di dapur, di ruang tamu. youtube si david nyaris selalu hidup di laptopnya. ndengerin si david sambil menjahit, ndengerin si david sambil masak, ndengerin si david sambil ngajarin aruna dan menggendong si nara. tak hanya itu. dia meriset si david cook!!! siapa dia, bagaimana masa lalunya. dia bersemangat bercerita bahwa si david itu dulunya seorang musisi indie yang sempat meluncurkan album di indie label (atau semacamnya, entahlah!) sebelum pindah ke mainstream gara-gara american idol ini dan akibatnya albumnya analog heart ditarik dari amazon US, dll, dlsb….. hehehee … saya tahu dia memang senang dengan musik rock (tidak seperti saya yang classic-minded). saya tahu dia dulu waktu kuliah memang seneng ikut band. tetapi saya tidak tahu dia bisa begitu kesengsemnya sama si david itu …


rupanya inilah sisi lain ira yang selama ini belum muncul terlihat –meski kami sudah menikah empat tahun … memang betul, pernikahan itu bukan akhir, melainkan awal, bagi seseorang untuk mengenal pasangan hidupnya dengan lebih baik.

jadi, nampaknya kini saya harus mulai membiasakan lagu-lagunya si david ‘bersanding’ dengan berbagai sonata dan konser klasik barok di stereo-set di rumah kami …

ps. foto ira-ar
una-nara — terbaru dari kamera kami, per 1 juni 2008

pps. foto david cook diculik secara tak senonoh dari wikipedia

Categories: Uncategorized
  1. Tuesday, 3 June 2008 at 12:00 am

    Sepakat dengan Ira. Hidup sehat (tubuh, hati dan pikiran sehat) jauh lebih penting ketimbang jumlah tabungan di bank. Bersyukur Yan! Eh, kalau Aruna pengin strawberyy, ke rumahku aja. Sekarang aku tinggal di Bandung. Belakang rumah, banyak tanaman strowberry lagi berbuah ranum-ranumnya. Dan tentu saja, organik! hehe

  2. Tuesday, 3 June 2008 at 12:00 am

    wuih, tampak ternyata bener juga pepatah, dibalik orang sukses, ada wanita sukses pula yang mendampingi dan mengatur hidupnya… (sebetulnya saya kurang inget kata2nya, tapi kayaknya kurang lebih begitu deh)

  3. Tuesday, 3 June 2008 at 12:00 am

    There is a great woman behind a great man!*bagaimana sebaliknya??? huhuhuhu…*Mas, titip salam kagum dan hormat utk Mba Ira ya, utk kesabaran dan tekad kuatnya menjalani natural live lifestyle! Cool banget!*melirik diri sendiri dan ‘berkaca’ jadinya*

  4. Tuesday, 3 June 2008 at 12:00 am

    Eh, Kak Ira urang Ponti ya??? Bisa cakap melayu ni :-p

  5. Tuesday, 3 June 2008 at 12:00 am

    ooo *manggut manggut*

  6. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    sama dong, hasil check-up saya juga bagus sekali!!! excellent, katanya🙂 (tapi tetap aja masuk rumah sakit, haha….. )untuk Ira…. sama dong, doyan dengerin David Cook :))

  7. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    di belakang orang hebat biasanya ada orang hebat juga!!!!

  8. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    Bersyukurlah punya istri yang baik…Di sini kami yo karepe beli makanan organik, tapi larang, nggak terbeli. Sayur dan buah biasanya kami beli di pasar Rotterdam. Aku dapat info, para pedagang pasar dapat sayur en buah langsung dari tempat pelelangan (nggak jauh dari Rotterdam). Jadi kayaknya sih mereka ora sempat ngasih lilin segala, wong harus langsung dijual. Selain itu kalau sudah late afternoon, mereka langsung banting harga karena nggak mau bawa pulang daripada busuk dan menuh-menuhi gudang.

  9. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    ynugroho said: rupanya inilah sisi lain ira yang selama ini belum muncul terlihat –meski kami sudah menikah empat tahun … memang betul, pernikahan itu bukan akhir, melainkan awal, bagi seseorang untuk mengenal pasangan hidupnya dengan lebih baik.jadi, nampaknya kini saya harus mulai membiasakan lagu-lagunya si david ‘bersanding’ dengan berbagai sonata dan konser klasik barok di stereo-set di rumah kami …

    hahaha….Akhirnya. Ira rocks!

  10. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    nini3l said: Sekarang aku tinggal di Bandung. Belakang rumah, banyak tanaman strowberry lagi berbuah ranum-ranumnya.

    iyo mbak. nuwun. mengko yen neng mbandung tak jake ira karo bocah-bocah dolan mrono … btw, neng bandung neng endi-ne? wis ketemu karo geng bandung — mas hadi, anton, veda, dll.?

  11. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    hahahhaaaa ….. bisa saja kamu ini …

  12. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    imazahra said: Mas, titip salam kagum dan hormat utk Mba Ira ya, utk kesabaran dan tekad kuatnya menjalani natural live lifestyle! Cool banget!

    disampaikan, ima. in fact, dia baca sendiri komentarmu ini. dia juga menyampaikan salam kenal – dan minta maaf dulu waktu kamu ke manchester dia tidak bisa ikut. waktu kuceritakan kepadanya bahwa kamu adalah salah satu penulis muda berbakat di indonesia, dia juga salut ..🙂

  13. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    bisa … bisa .. sangat bisa. wong itu bahasa-ibu-nya… ayo kapan ke sini lagi. cakap-cakaplah kalian berdua pakai bahasa melayu ..

  14. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    idaman said: ooo *manggut manggut*

    aaa *geleng geleng*

  15. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    mer … hahahaaaa … baru tahu kamu juga penggemar KDC – korban david cook. eh, bagaimana kedaanmu sekarang ini post perjalanan-nekad? masih mau nerusin ide di cambridge dulu kan?

  16. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    the same applies to you, mas dono. di belakang sampeyan ada mbak lusi yang hebat … salam untuk beliau dan adik-adik. ketemu di nott ya?

  17. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    wah… wah… David Cook??? Kayanya aku musti google juga nih.. abisnya aku juga ga ngikutin American Idol blass.Ndak ngebayangin kamu musti ndengerin david cook hehehe.. salam buat ira ya. kapan ya liat nara??

  18. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    cutyfruty said: pedagang pasar dapat sayur en buah langsung dari tempat pelelangan

    yup. apik kuwi mbak. bener, yen neng pelelangan biasane luwih seger ..

  19. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    nonanonong said: hahaha….Akhirnya. Ira rocks!

    hahahaaa …. yes she does!

  20. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    isdiana said: Ndak ngebayangin kamu musti ndengerin david cook

    iya din. cobalah. kayaknya musik-musiknya cocok buat kamu .. (knowing you so far … :-)). ndengerin david cook is a new habit now …:-)))))

  21. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    David Cook juga enak buat diliat, penggemar brondong yak heheheh Kalo kamu ga suka lagu-lagu David Cook, it’s just another way, Ira tortures you… Masa’ kerjaan dia ngerawat melulu!!! Kan ada dewa pencipta dan ada dewa penghancur. Itu baru namanya Sisi Lain. Biar seimbang gitchuuuu

  22. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    wahahahaaaa … lha kamu sendiri suka ndak sama si david itu?

  23. Wednesday, 4 June 2008 at 12:00 am

    mas yan, boleh minta kontak emailnya mbak ira ga…? aku pengen belajar hidup sehat ala mbak ira nih.. secara sekarang khan aku dah mau punya keluarga gitu… aku mau belajar jadi ibu yg baik dan sehat bagi keluargaku, kayak mbak ira..hehe :>

  24. Thursday, 5 June 2008 at 12:00 am

    wahahahaaaa … lha kamu sendiri suka ndak sama si david itu?Hlah pake nanyak lagih! Duuuuuuuuul, duuuuuuuuuuuuuul… project yg kita omongin di Arndale itu aku garap ama temen yg lain untuk initial plan. Kalo ada apa-apa, ay pasti kontak situ. bole yak yak yak yak

  25. Thursday, 5 June 2008 at 12:00 am

    ikepuspita said: mas yan, boleh minta kontak emailnya mbak ira ga…?

    halo ike. boleh saja. bukannya kamu punya? dominika[dot]arumdati[at]gmail[dot]com.kapan kamu akan menikah? let me know ya. and all the best wishes!

  26. Thursday, 5 June 2008 at 12:00 am

    bhooly said: project yg kita omongin di Arndale itu aku garap ama temen yg lain untuk initial plan. Kalo ada apa-apa, ay pasti kontak situ. bole yak yak yak yak

    yak yak yak yak … kalau kamu mau beritahu aku juga initial plannya seperti apa, aku bisa beri masukan, e.g. desain survey, dll. good luck!

  27. Saturday, 7 June 2008 at 12:00 am

    ynugroho said: mer … hahahaaaa … baru tahu kamu juga penggemar KDC – korban david cook. eh, bagaimana kedaanmu sekarang ini post perjalanan-nekad? masih mau nerusin ide di cambridge dulu kan?

    hehe.. iya korban nih. aku sudah baikan. cuma masih bodoh. kecuali pas presentasi dan bikin powerpoint, sisanya aku cape/ngantuk/ngaco/bodoh/mabok… hehe. tapi beneran masih mau terusin ide cambridge. sabar ya mas……🙂

  28. Saturday, 14 June 2008 at 12:00 am

    hehehe aku liputan kesehatan udah 5 tahun….udah nggak makan nasi beberapa bulan nih….dah tua, nggak perlu banyak2in karbo….sayur buah aja dibanyakin…

  29. Friday, 20 June 2008 at 12:00 am

    elokdyah said: dah tua, nggak perlu banyak2in karbo….sayur buah aja dibanyakin…

    hmmm … ide apik. apamaneh neng kene sego larang … hahahhahaaaaa …

  30. Monday, 23 June 2008 at 12:00 am

    wah .. salut buat Ira! emang jadi ibu itu harus pinter jaga gawang. di sini kalo beli organik mahal banget. jadi harus diakal-akali biar bisa lebih sehat. aku lebih suka belanja di tukang sayur dan pasar basah yang enggak punya lemari es, daripada beli barang mentah di supermarket😀

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: