Home > Uncategorized > matinya akal sehat – RUU pornografi

matinya akal sehat – RUU pornografi

Thursday, 6 December 2007 Leave a comment Go to comments

saya mendapat posting RUU pornografi dari seorang kawan, aquino, yang mempostingnya di milis forum sosial indonesia (FSI).

RUU ini barusaja diserahkan oleh DPR pada pemerintah, yang setelah mengeluarkan draft RUU sandingan dan membahasnya dengan DPR, akan mengesahkannya. jika anda merasa ada yang tidak beres dengan RUU ini, bersuaralah!

saya setuju dengan aquino. bagi saya, RUU menunjukkan matinya akal sehat. lihat saja: definisi “pornografi” yang tidak konsisten; hukum buang ke tempat terpencil (persis jaman belanda dulu) (ps 31-50); ijin untuk main hakim sendiri (ps 23); potensi premanisasi (ps 20). lebih penting lagi, tidak ada kerangka yang jelas untuk memberi batasan apa itu materi seksualitas atau pornoaksi, juga tidak jelas nilai kesusilaan yang mana yang dimaksud (coba lihat bagaimana absurd-nya mengatakan “membangkitkan hasrat seksual”, karena ini subyektif).

saya kira, lebih mendasar dari ini semua, titik tolak RUU ini adalah menghukum para pelaku pornografi, dan bukan memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak yang lebih sering menjadi korban pornografi. kita tahu bahwa banyak pekerja seksual menjalani pekerjaannya dengan paksa karena tekanan hidup dan kemelaratan struktural. mereka ini korban. tetapi, di muka RUU yang nir-akal-sehat ini, si korban ini justru berpotensi untuk makin ditindas karena dipidanakan.

selain itu, pssstt … kabarnya, proses pembuatan dan pengajuan RUU porno ini juga penuh kejanggalan. beberapa fraksi sepihak meloloskannya, sementra fraksi lain (PDI-P, PKB, PAN) merasa RUU tersebut masih perlu dibahas. mengapa demikian? silakan cari sendiri jawabannya … :-)

bagi saya RUU Pornografi ini memang porno. ia misterius. ia jelas berbahaya karena mengancam kehidupan majemuk negeri kita. ia melawan pancasila. mari kita ajukan suara (lagi). saya tidak mau dibodohi. saya tidak mau melihat bangsa saya sendiri dikelola dengan aturan yang ganjil, yang tidak tunduk pada akal sehat.

salam,
y

ps. RUU lengkap silakan lihat di sini.
pps. terima kasih untuk aquino yang sudah meng-update saya dengan informasi terkini dari tanah air.

Categories: Uncategorized
  1. Thursday, 6 December 2007 at 12:00 am

    …dan kalau merasa belum cukup dengan RUU nya, mari kita lihat saja bagaimana para pelaksana UU di lapangan di negara kita tercinta sekarang ini….*turut menyuarakan keprihatinan yang dalam*

  2. Thursday, 6 December 2007 at 12:00 am

    aduh, aku dah bisa ngebayangin ini ntar prakteknya gimana. paling prihatin dengan potensi yg bisa mengesahkan main hakim sendiri itu …

  3. Thursday, 6 December 2007 at 12:00 am

    totally oppose this stupidity. i’m against public pornography but also state domination on private life. let’s celebrate our sexuality with elegance and no fear.

  4. Thursday, 6 December 2007 at 12:00 am

    this is so sad…. when state enters the most private domain — sexuality — then it’s the end of freedom. btw, a year ++ ago i wrote a controversial poem on this (in indonesian) — it generated hate emails and hate comments…. http://merlyna.blogspot.com/2006/04/perempuan.html

  5. Thursday, 6 December 2007 at 12:00 am

    dikira sudah mati.. ternyata muncul lagi .. ruu ini menyebalkan sekali!!

  6. Thursday, 6 December 2007 at 12:00 am

    Lho isih diteruske to iki? Lha tak pikir wis bubar….

  7. Friday, 7 December 2007 at 12:00 am

    this bill is indeed ludicrous. what we need is a drastic improvement of UU Perlindungan Anak (UU No 23 tahun 2002) to really protect children by punishing their molesters and exploiters. We also need similar law to protect women from similar exploitation.

  8. Saturday, 8 December 2007 at 12:00 am

    lebih baik jalanin aja semua hukum yang sudah ada.. nggak usah bikin aturan baru

  9. Tuesday, 11 December 2007 at 12:00 am

    Saya jadi kasihan sama mereka yang berpropesi sebagai:1. binaragawan, soalnya mereka kan mempertontonkan tubuh dan kalau ada yang merasa itu adalah bagian dari pornoaksi maka mereka bisa dituntut. 2. Buruh/pekerja laki-laki, yang karena kepanasan seringkali bertelanjang dada. dan karena batasannya tidak jelas perbuatan ini bisa diajukan sebagai bentuk dari pornoaksi juga.Nah…., kalau sudah begini bagaimana ya…???

  10. Friday, 28 December 2007 at 12:00 am

    kawan-kawan, terima kasih atas tanggapannya. saya menset satu kelompok virtual di Facebook soal ini. silakan lihat melalui FB saya.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: