Home > Uncategorized > mohon dukungan – mahasiswa ITS terancam DO

mohon dukungan – mahasiswa ITS terancam DO

pagi ini saya mendapat email dari kawan saya di indonesia tentang tiga mahasiswa ITS yang terancam DO karena ikut dalam demo solidaritas menentang lapindo. nampaknya, ITS yang selama ini dianggap malah menjadi konsultan lapindo, merasa jengah dengan hal ini dan berupaya “membungkam” protes yang dilakukan mahasiswanya sendiri.

jika betul, sungguh keterlaluan. jika tidak, semoga call for support ini membuat ITS makin kritis.

jika anda ada waktu barang 3 menit, dukunglah adik-adik dan kawan-kawan kita ini.

terima kasih!

—– Original Message —–
From: firdaus cahyadi
Sent: Wednesday, May 02, 2007 10:54 AM
Subject: DUKUNG SERUAN AKSI UNTUK KASUS LAPINDO (30 April – 6 Mei 2007)

DUKUNG SERUAN AKSI UNTUK KASUS LAPINDO (30 April – 6 Mei 2007)

Yuliani (juga aktivis WALHI Jatim), Tomy Dwinta Ginting dan Beny Ihwani adalah tiga mahasiswa ITS yang terancam di keluarkan dari kuliahnya (DO, DropOut), karena ikut menggelar aksi solidaritas korban lumpur Lapindo di kampus ITS. Pihak rektorat menganggap mereka telah melanggar Peraturan tata kehidupan Kampus. (Baca artikel : Ikut Aksi Solidaritas korban Lumpur Lapindo, Mahasiswa ITS diancam DO)

Mereka meminta meminta dukungan dan solidaritas kawan-kawan media, organisasi massa demokratik dan individu progresif, melalui surat berikut. Cantumkan (Nama, asal lembaga, Alamat) dibawah surat berikut dan kirimkan ke: jatam AT jatam DOT org

Kami juga meminta kawan-kawan untuk mengirimkan SMS, surat protes, surat keprihatinan, somasi dan bentuk lainnya dialamatkan ke :

1. Prof. Dr. Ir. Priyo Suprobo (Rektor ITS) hp 0811334029
2. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M. Eng. (Pembantu Rektor III ITS), hp 0811333017
3. Prof. Dr. Taslim Ersam, MS (Ketua TPP), hp 081330731952
4. Kampus ITS Sukolilo, Surabaya 60111, Telp. 031 – 599 4251-54, 594 7274, 594 7775, 594 5472 , Fax 031 – 592 3465, 594 7845

Mohon dukungan dan solidaritas juga ditembuskan kepada :

1. Dr. Bambang Sudibyo, MBA, Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia
Alamat : Jl. Jend. Sudirman Pintu 1 Senayan Jakarta 10002
Telp. : 021 – 5731618, Fax. 021 – 573 6870
Email : pusdatin AT depdiknas DOT go DOT id

2. Bp. Awaluddin Hamid, Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia
Alamat : Jl. HR. Rasuna Said Kav. 6-7 Kuningan Jakarta 12940
Telp. : 021 – 525 3006 Fax. : 021 – 525 3095

3. Bapak Abdul hakim Garuda Nusantara, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Alamat : Jl. Latuharhary No. 4-B Jakarta 10310
Telp. : 021 – 392 5227-30 Fax. : 021 – 392 5227
Email : info AT komnas DOT go DOT id

* * * * *

SURAT DUKUNGAN

Jakarta, 7 Mei 2007

Kepada Yth.
Prof. Dr. Ir. Priyo Suprobo
Rektor Institut Teknologi Sepuluh November

Di Surabaya

cc.
Dr. Bambang Sudibyo, MBAMenteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia
Bapak Awaluddin Hamid, Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia
Bapak Abdul hakim Garuda Nusantara, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Dr. Ir. Achmad Jazidie, M. Eng. , Pembantu Rektor III ITS
Prof. Dr. Taslim Ersam, MS , Ketua TPP ITS

Dengan Hormat,

Kami adalah berbagai kelompok Masayarakat sipil yang sangat prihatin dengan bencana ekologis luapan lumpur panas Lapindo.

Bersama surat ini, Kami menyampaikan keprihatinannya terhadap tindakan rektorat ITS yang mengancam mencabut hak tiga mahasiswanya. Mereka adalah Yuliani dan Tomy Dwinta Ginting (Perencanaan Wilayah dan Kota – FTSP ITS) dan Beny Ihwani (D-III Teknik Mesin – FTI ITS).

Kami memprotes keras pernyataan Dr. Ir. Achmad Jazidie, M. Eng., (Purek III ITS) yang menyatakan ke beberapa media lokal bahwa tiga mahasiswa diatas akan dikenai sanksi berupa skorsing dan atau Drop Out. Sangsi tersebut dikenakan karena mereka ikut menggelar aksi solidaritas terhadap korban luapan Lumpur panas Lapindo di pintu masuk Gedung Rektorat ITS, pada 6 Maret 2007.

Hampir setahun, ribuan warga korban luapan lumpur Lapindo terpaksa mengungsi karena rumah dan alat produksi (tanah, sawah dllmereka tenggelam lumpur panas. Kehidupan sosial, nilai-nilai budaya, rasa aman, kenyamanan juga turut hilang. Ternyata penderitaan tidaklah cukup, kejelasan nasib mereka terus dipermainkan. Ganti rugi yang mereka tuntut, terus ditarik ulur oleh Lapindo dengan berbagai alasan, misalnya masalah sertifikat tanah dan data harta benda mereka yang tenggelam.

Warga korban lumpur Lapindo mengungkapkan (06/03/07) bahwa ITS telah melakukan pendataan terhadap mereka sejak bulan Juni 2006. Saat itu, ITS manyatakan data tersebut nantinya digunakan untuk kepentingan warga saat meminta ganti rugi ke Lapindo. Saat ini, warga korban kesulitan melakukan pendataan terhadap rumah dan asset mereka yang telah terendam lumpur. Sudah berulang kali, warga meminta data tersebut untuk menghitung kerugian dan sebagai pembanding data versi Lapindo. Anehnya dengan berbagai alasan, berkali-kali permintaan warga selalu ditolak. Inilah yang menjadi alasan mengapa aksi tersebut digelar.

Kami sangat menyayangkan sikap ITS yang tidak transparan. Kami menilai Tim Penyelesaian Pelanggaran (TPP) yang dibentuk pada 9 Maret 2007 melalui SK Rektor No.1456.8/K03/KM/2007 merupakan bentuk pengalihan masalah. Harusnya ITS membentuk tim yang mengusut penyimpangan peran ITS dalam kasus semburan lumpur Lapindo. Selama ini ITS berperan layaknya konsultan PT Lapindo. Warga mengeluhkan ITS tidak transparan dalam proses dan hasil pendataan korban lumpur Lapindo di Porong.

Oleh karenanya kami mendesak :

1. ITS bersikap adil terhadap mahasiswanya, dan tidak menghambat apalagi menghalangi kebebasan berekpresi mahasiswanya di kampus.

2. ITS transparan kepada warga terkena dampak luapan lumpur Lapindo dan mendukung mereka memulihkan haknya yang terampas.

3. Berbagai pihak untuk berniat baik dan mengupayakan berbagai cara menyelamatkan korban luapan lumpur Lapindo, memulihkan hak-hak asasi mereka.

Demikian surat ini, atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan terima kasih.

Hormat Kami,

(Nama, Asal lembaga, Alamat)

Categories: Uncategorized
  1. Wednesday, 2 May 2007 at 12:00 am

    Haduuuuuuuuuuuuh, mundur lagi deh proses demokrasi di dunia PT :-(Oke, ikutan mendukung adik2 ITS!

  2. Wednesday, 2 May 2007 at 12:00 am

    Tak wocone dhisik yo. Ning kok yo kebangeten, lha wong demo mbelo rakyat wae kok diancem arep di-DO.

  3. Wednesday, 2 May 2007 at 12:00 am

    thanks for the info, Yan.

  4. Saturday, 2 June 2007 at 12:00 am

    mohon diklarifikasi tentang info tersebut, dicari data yang benar seperti apa, sedang berita yang saya dapatkan di media-media tidak seperti itu. Mereka diskors bukan karena aksi itu tetapi umpatan2 baik ucapan dan tuulisan dalam aksi tersebut. Jadi sekali lagi bukan karena mendemo ITS.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: